Sebelumnya, Portnoy dijadikan sebagai pengganti Jimmy 'The Rev' Sullivan, yang meninggal karena overdosis pada Desember 2009. Sayangnya, baik band rock ini maupun Portnoy sendiri belum merasa benar-benar 'pas'.
Portnoy sendiri 'dilepas' dari Avenged Sevenfold pada Desember 2010, tak lama setelah memberikan pernyataan bahwa dirinya akan tetap bersama Avenged Sevenfold sampai batas waktu yang belum ditentukan.
"Kami belum siap untuk menambahkan personil permanen, dan tak tahu apakan akan siap. Kalaupun ya, drummer ini bukan hanya seorang drummer yang brilian, tapi juga seseorang yang kami kenal dengan baik, sehingga fans akan mengenal dan menerimanya. Mike dan band setuju bahwa orang ini bukan dirinya," ungkap A7x beberapa saat yang lalu.
Namun sekarang band ini telah memilih Arin Ilejay, mantan personil Confide, sebagai pengisi posisi kosong di belakang drum ini.
"Kami baru-baru ini bertanya kepada beberapa teman yang mengenal Jimmy dan gayanya, juga musik kami, untuk mendapatkan drummer yang akan ikut bersama kami dalam tur tahun ini. Teknisi drummer kami, Mike Fasano, menyarankan Arin Ilejay," ujar band ini membenarkan kabar mengenai drummer terbarunya.
Avenged Sevenfold Rayakan Ultah Almarhum Drummernya

"Setiap hari aku berusaha tabah atas kematian Jimmy. Banyak kejadian baik dan buruk yang kami alami, ketika kami tidak banyak berpikir. Tapi sekarang ketika aku duduk dan berpikir, aku masih tidak bisa percaya. Kami hanya berusaha maju dan melakukan yang terbaik dan kami bahagia bis berada di sini sekarang," ujar Shadows.
Dalam kesempatan yang sama, Shadows juga mengungkapkan, "Kamu akan merayakan ulang tahunnya (9 Februari 2011 nanti) bukan kematiannya. Kurasa aku ingin bersama-sama (anggota band yang lain) menonton video yang didedikasikan untuknya dan ngobrol tentang Jimmy. Walau kami melakukannya setiap hari, tapi (sekarang) aku hanya ingin tenang dan mengingat betapa hebatnya dia."
Setelah kematian Sullivan, band ini merekrut drummer favorit Sullivan, Mike Portnoy (drummer Dream Theater). Sayangnya, Portnoy tidak lagi 'dipakai' sejak awal bulan ini.
Avenged Sevenfold Putuskan Tanpa Mike Portnoy

Kabar ini juga dibenarkan oleh Mike dalam akun facebooknya. "Ya, kabar itu memang benar, sedih rasanya mengingat semakin dekat perpisahan bersama Avenged Sevenfold. Tahun depan mereka memilih jalan sendiri tanpa saya," tulis Mike.
Setelah kabar keluarnya Mike belum dipastikan siapa yang akan mengisi posisi drumer di Avenged Sevenfold. Mike sendiri juga akan tetap melanjutkan kecintaannya terhadap musik dan berharap bisa berkolaborasi dengan artis yang ia kagumi.
Avenged Sevenfold Rilis 'WELCOME TO THE FAMILY'
Tembang berikutnya adalah Seize the Day yang sebenarnya adalah bagian dari album CITY OF EVIL yang dilepas tahun 2005 lalu. Bedanya, Seize the Day yang ini adalah versi live mereka saat menggelar konser di Seattle. Karena tembang Seize the Day adalah tembang lawas maka posisi drummer saat itu masih The Rev yang meninggal 28 Desember 2009 lalu. Di dua tembang lainnya, posisi drummer sudah diisi oleh Mike Portnoy yang akhirnya malah meninggalkan Dream Theater.
Ini Dia Alasan Mike Portnoy Hengkang Dari Dream Theater!

"Pasti banyak orang yang amat terkejut mendengarnya, dan mungkin juga akan banyak yang salah mengerti. Namun percayalah, ini bukan keputusan yang terburu-buru. Ini adalah sesuatu yang terus berkecamuk dalam diriku selama setahun ini," lanjutnya.
"Setelah mendapatkan pengalaman yang mengagumkan bersama Hail!, Transatlantic, dan Avenged Sevenfold tahun ini, sedihnya, aku akhirnya menyimpulkan jika aku mendapatkan hubungan pribadi yang lebih menyenangkan dan lebih baik dalam proyek-proyek itu daripada di Dream Theater saat ini."
"Tolong jangan salah mengartikan kata-kataku. Aku amat mencintai personel Dream Theater dan punya sejarah pertemanan dan ikatan yang panjang dan dalam dengan mereka. Aku cuma merasa benar-benar butuh break sebentar."
"Dream Theater akan selalu menjadi kesayanganku. Dan aku sudah membesarkannya setiap hari dan setiap saat sejak aku bangkit lagi pada 1985. 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari dalam setahun. Aku tak pernah beristirahat dari tanggung jawab Dream Theater. Bekerja overtime dan lebih banyak daripada yang orang bayangkan untuk sebuah band."
"Tapi aku akhirnya menyimpulkan jika mesin Dream Theater mulai membakarku, dan aku benar-benar butuh break dari band ini untuk menyelamatkan hubunganku dengan para personel yang lain dan mempertahankan jiwa Dream Theater yang selalu lapar dan menginspirasi."
"Kami telah berada dalam rantai tak terputuskan, menulis lagu, merekamnya, tur, menulis lagu, merekamnya, tur, selama hampir 20 tahun. Dan saat beberapa bulan terpisah dan tahun-tahun yang kami lewatkan dengan saling membantu itu, aku sejujurnya berharap band ini juga setuju denganku untuk 'hiatus' sebentar demi mengisi baterai kita dan 'menyelamatkan diri kita sendiri'."
"Sedihnya, saat membicarakan hal ini, mereka kukuh dan tidak merasakan hal yang sama denganku dan memutuskan untuk terus berjalan tanpaku. Aku bahkan menawarkan beberapa kerjaan sampingan pada 2011 berbeda dengan keinginan semulaku, namun sepertinya itu juga tak bisa dilakukan."
"Meski aku merasa sangat sedih dan terluka hanya dengan memikirkan nama Dream Theater tanpa Mike Portnoy (ayahku yang menamai band ini!), aku tidak mau menghalangi langkah mereka. Jadi aku memutuskan untuk mengorbankan diriku sendiri dan meninggalkan band ini agar mereka bisa melanjutkan keinginan mereka."
"Anehnya, aku baru saja membaca sebuah wawancara yang baru saja aku lakukan. Aku ditanya tentang masa depan Dream Theater dan aku menjawab soal 'teruslah mengikuti kata hatimu dan jujurlah pada dirimu sendiri.' Sedih sekali, aku harus berkata saat ini, hatiku tidaklah bersama Dream Theater. Dan aku akan 'mengikuti langkah ini,' dan aku berarti akan membohongi diriku sendiri jika aku tetap bertahan hanya demi tanggung jawab tanpa break yang aku butuhkan."
"Aku berharap yang terbaik untuk personel yang lain dan aku harap musik dan nama yang kita ciptakan bersama bisa dinikmati oleh penggemar bertahun-tahun mendatang. Aku bangga atas setiap album yang kita buat, setiap lagu yang kita tulis, dan setiap pertunjukan yang kita lakukan."
"Aku minta maaf pada semua penggemar Dream Theater yang kecewa di seluruh dunia. Aku sudah mencoba untuk menyelamatkan situasi ini dan memperbaikinya. Jujur, aku cuma ingin break (bukan perpisahan), tapi kebahagiaan tidak bisa dipaksakan, hal itu harus datang dari dalam hati."
"Dan kalian para penggemar Dream Theater, adalah penggemar terbaik di dunia. Dan seperti yang kalian tahu, aku akan selalu berbuat yang terbaik untuk kalian dan aku harap kalian akan tetap bersamaku dalam perjalanan musikku di masa depan, ke mana pun waktu akan membawaku," pungkas Mike dalam tulisannya yang di-posting di halaman Facebook miliknya ini.
Arcade Fire Pastikan Gusur Avenged Sevenfold

Seperti yang dilansir dari music-news.com penjualan album THE SURBUBS dari Arcade Fire saat ini terjual sekitar 125.000 copy yang tampaknya akan semakin naik hingga minggu depan. Sedangkan Avenged Sevenfold dengan NIGHTMARE terjual 157.000 copy minggu ini.
Wah tampaknya Arcade Fire bisa dipastikan akan menggusur tahta Avenged Sevenfold.
Avenged Sevenfold Geser Eminem di Billboard Chart?

Gitaris Avenged Sevenfold, Zacky Vengeance mengaku sangat terkejut dengan penjualan albumnya, dia tidak menduga penjualannya akan secepat itu. Hasil album yang di raih Avenged Sevenfold merupakan penghormatan untuk Jimmy 'The Rev' Sullivan yang meninggal tahun lalu.
Zacky kepada myspace.com mengatakan bahwa bandnya merasa yakin bahwa album NIGHTMARE mampu menggeser RECOVERY milik Eminem.
"Itu sangat berarti buat saya. Saatnya untuk berlomba untuk menjadi nomer satu, yang mana itu sangat menyenangkan. Namun ada satu hal yang berlawanan dengan kita. Saya penggemar berat Eminem, semua di band juga penggemarnya, Saya pikir dia sangat berbakat. Jika penggemar kita menghantarkan kita menjadi nomer satu itu sangat luar biasa. Jika tidak, saya merasa bahwa album ini tetap nomer satu," ujarnya di myspace.com.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar